SELEKSI KOMPETENSI BIDANG CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN IPB TAHUN ANGGARAN 2019

Institut Pertanian Bogor (IPB) melalui Direktorat Sumber Daya Manusia telah melaksanakan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun Anggaran 2019. SKB merupakan tahap seleksi CPNS setelah Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pada tahun 2019 yangbertujuan untuk menilai kesesuaian antara kompetensi yang dimiliki pelamar dengan standar kompetensi bidang yang sesuai dengan kebutuhan jabatan. SKB terdiri dariwawancara, microteaching, dan Computer Based Test (CBT).

SKB Wawancara dan Micro Teaching dilaksanakan secara daringpada tanggal 22-24 September 2020 untuk 83 peserta untuk 33 formasi dosen di IPB.  Wawancara bertujuan untuk menggali kemampuan komunikasi, kemampuan berfikir analitis, integritas serta bagaimana peserta mampu menyampaikan secara verbal suatu gagasan dengan sistematis, fleksibel dan terbuka terhadap informasi baru. Tes praktik mengajar (microteaching) bertujuan untuk menggali kompetensi teknis maupun terapan yang sesuai dengan latar belakang keilmuan serta implementasinya di tempat tugasnya.  Pewawancara dan penilai microteaching merupakan perwakilan dari fakultas pengguna yang terdiri dari Dekan/Wakil Dekan/Ketua Departemen/Ketua Program Studi.  Adapun Computer Based Test (CBT) dilaksanakan pada tanggal 29 September 2020 di Ruang Singkong A dan Singkong B Gedung Pusat Komputer IPB University yang diikuti oleh 34 orang peserta yang memilih lokasi CBT di IPB.  Jenis SKB CBT yang diujikan meliputi literasi bidang pendidikan dan kebudayaan, kemampuan Bahasa Inggris, penalaran dan pemecahan masalah, dan dimensi psikologi.

Pelaksanaan CBT dilakukan dengan mematuhi protokol kesehatan.  Setiap peserta wajib membawa hasil rapid test dengan hasil non reaktif dan diwajibkan memakai masker kesehatan dan face shield serta membawa hand sanitizer.  Untuk peserta dengan hasil rapid test negatif atau yang memiliki suhu tubuh diatas 37,30C tidak diperkenankan mengikuti CBT serta dapat mengikuti seleksi susulan.


About The Author