PDF
Print
E-mail
24
May
Kenaikan Jabatan Dosen

Written by Administrator

 

Jabatan fungsional tertentu adalah kedudukan menunjukkan tugas tanggung jawab, wewenang dan hak seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam satuan organisasi yang dalam pelak-sanaan tugasnya didasarkan pada keahlian dan/atau keterampilan tertentu serta bersifat mandiri dan untuk kenaikan pangkatnya disyaratkan dengan angka kredit .

A. Dasar Hukum

1. Undang-undang RI. Nomor 8 Tahun 1974 jo Nomor 43 Tahun 1999 tentang Pokok-pokok Kepegawaian.

2. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia :

a. Nomor 99 Tahun 2000 jo Nomor 12 Tahun 2002 tentang Kenaikan Pangkat Pegawai Negeri Sipil.

b. Nomor 96 Tahun 2000 tentang We-wenang Pengangkatan, Pemindahan dan Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil.

3. Keputusan Menteri Koordinator Bidang Pengawasan Pembangunan dan Penda-yagunaan Aparatur Negara Nomor 38/KEP/MK.WASPAN/8/1999 tentang Jaba-tan Fungsional Dosen dan Angka Kredit-nya.

4. Keputusan Rektor Institut Pertanian Bogor Nomor 105/K13.12.1/KP/2001 mengenai Petunjuk Pelaksanaan tentang Jabatan Fungsional Dosen dan Angka Kreditnya.

B. Hakekat Kenaikan Jabatan Fungsional Dosen

Pada hakekatnya, kenaikan jabatan fungsional Dosen merupakan :

1. Kepercayaan atas kemampuan untuk mengemban tugas dan tanggungjawab yang lebih tinggi;

2. Penghargaan atas prestasi akademik yang telah dicapai;

3. Pengakuan atas kemampuan akademik dan keteladanan dalam kehidupan akademik;

4. Harapan dan peluang pengembangan jatidiri keilmuan dan profesi demi pen-capaian jabatan tertinggi sesuai kemam-puan.

C.Syarat Kenaikan Jabatan

1. Sekurang-kurangnya telah 1 (satu) tahun dalam jabatan terakhir.

2. Telah memenuhi angka kredit yang ditentukan.

D. Kenaikan Jabatan Satu Tingkat Lebih Tinggi

1. Menduduki jabatan terakhir sekurang-kurangnya 1 (satu) tahun.

2. Memenuhi jumlah angka kredit kumulatif.

3. DP3 sekurang-kurangnya 1 (satu) tahun bernilai baik.

4. Memiliki integritas, kinerja, tanggung jawab dalam tugas dan tatakrama dalam kehidupan kampus.

5. Kenaikan jabatan dosen setingkat lebih tinggi kurang dari 3 (tiga) tahun diharuskan adanya publikasi ilmiah dalam jurnal ilmiah terakreditasi sebagai penulis utama yang jumlahnya 25% dari syarat minimum untuk Penelitian.

6. Khusus untuk Guru Besar harus memiliki ijazah Doktor (S3).

7. Harus ada persetujuan Senat Fakultas yang dituangkan dalam Berita Acara Peme-riksaan (BAP).

E. Pengangkatan Dosen ke dalam Jabatan Awal Asisten Ahli.

1. Sekurang-kurangnya telah 1 (satu) tahun dalam jabatan dosen.

2. Melaksanakan tugas utama (mengajar) sebagai dosen atau Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dosen.

3. Memiliki ijazah (S1) atau (S2) sesuai dengan penugasan.

4. Telah memenuhi sekurang-kurangnya 10 angka kredit di luar angka kredit ijazah yang dihitung sejak yang bersangkutan melaksanakan tugas mengajar sebagai CPNS.

5. Khusus untuk bidang Penelitian, Pengab-dian pada Masyarakat dan Unsur Penun-jang yang dilaksanakan/diperoleh sebelum-nya dapat dihitung angka kreditnya.

F. Pengangkatan Dosen ke dalam Jabatan Awal Lektor .

1. Sekurang-kurangnya telah 1 (satu) tahun dalam jabatan dosen.

2. Melaksanakan tugas utama (mengajar) sebagai dosen atau CPNS dosen.

3. Memiliki ijazah S3 sesuai dengan penu-gasan.

4. Telah memenuhi sekurang-kurangnya 10 angka kredit di luar angka kredit ijazah yang dihitung sejak yang bersangkutan melaksanakan tugas mengajar sebagai CPNS dosen.

5. Khusus untuk bidang penelitian, pengabdian pada masyarakat dan penun-jang yang dilaksanakan/diperoleh sebe-lumnya dapat dihitung angka kreditnya.

G. Loncat Jabatan

Bagi dosen yang potensial/berprestasi tinggi dapat dinaikan langsung ke jenjang jabatan yang lebih tinggi (loncat jabatan) maksimal menjadi Lektor kepala dan pangkatnya dinaikan ketingkat lebih tinggi sesuai ketentuan apabila telah memenuhi syarat sebagai berikut:

1. Sekurang-kurangnya telah menduduki jabatan Asisten Ahli selama 1 (satu) tahun.

2. Memiliki ijazah Doktor (S3) atau Spesialis II (Sp.II) pada saat menduduki jabatan Asisten ahli.

3. Memiliki 4 (empat) publikasi ilmiah dalam jurnal ilmiah yang terakreditasi sebagai penulis utama.

4. Telah memenuhi jumlah angka kredit yang disyaratkan.

Bagi dosen yang telah memperoleh kenaikan jabatan 2 (dua) tingkat lebih tinggi melalui loncat jabatan maka kenaikan pangkat berikutnya diharuskan mengumpulkan angka kredit sebanyak 30 % dari angka kredit yang disyaratkan untuk setiap kali kenaikan pangkat tersebut.

H. Komposisi angka kredit

Komposisi angka kredit yang harus dipenuhi untuk pengangkatan pertama/kenaikan jabat-an/pangkat adalah:

1. Kegiatan unsur utama sekurang-kurangnya 80% terdiri dari :

- Pendidikan dan Pengajaran sekurang-kurangnya (≥30%)

- Penelitian/Karya Ilmiah sekurang-kurangnya (≥25%)

- Pengabdian kepada Masyarakat sebanyak-banyaknya (≤15%)

2. Unsur Penunjang sebanyak-banyaknya (≤20%).

Kelebihan angka kredit dapat digunakan untuk kenaikan jabatan/pangkat berikut-nya,dengan ketentuan sebagai berikut :

a. 100% unsur pendidikan, pengajaran, pene-litian dan pengabdian pada masyarakat dengan maksimum 80 %, persyaratan utama kenaikan jabatan berikutnya dengan komposisi untuk :

1. Memperoleh dan melaksanakan pendi-dikan dan pengajaran sekurang-kurang-nya 30 %.

2. Melaksanakan penelitian sekurang-kurangnya 25 %.

b. 0 unsur penunjang

Kelebihan angka kredit tidak dapat diguna-kan untuk pengengkatan pertama dalam jabatan.

Nilai ijazah yang ditetapkan dan berlaku terhitung mulai tanggal 1 Desember 2005 adalah :

- Ijazah S1/D.IV : 100 kredit

- Ijazah S2/drh : 150 kredit

- Ijazah S3/doctor : 200 kredit

Note :

Rapat Penilaian Jabatan/Pangkat Dosen

1. Rapat penilaian TPKI dilaksanakan 2 kali sebulan yaitu minggu ke-1 dan minggu ke-3.

2. Rapat penilaian TPAK dilaksanakan 1 bulan sekali.

3. Rapat Komisi C IPB dilaksanakan 1 bulan sekali.

 

 

Last Updated on Thursday, 24 May 2012 16:23
 

S5 Box

Register

*
*
*
*
*

Fields marked with an asterisk (*) are required.